Berdasarkan Rancangan Undang-Undang APBN (RUU APBN) yang diajukan pada DPR RI, Kemenpora mendapatkan pemotongan sebesar 18,44% dari anggaran semula berjumlah Rp3,3 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting pemotongan 2016 tidak mengganggu pencapaian dan target Olimpiade. Kalau untuk anggaran capaian 2017, maka kita akan lihat di Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2017 ini. Saya kira kalau kita mau efektif sedikit saja, berapa pun dana yang kita miliki bisa kita siasati," kata Imam kepada para awak media.
"Pemotongan ini ada instruksi presidennya, seluruh kementerian/lembaga kena. Kami juga tidak boleh iri dengan Deputi lain yang terkena potongan lebih kecil," ucap Gatot.
"Untuk lebih rincinya bagian mana saja di Deputi IV yang terpotong saya tak bisa ungkapkan karena itu sifatnya internal Kemenpora."
Isu pemotongan anggaran ini akan terus didiskusikan Kemenpora dengan Komisi X sampai dengan penetapan RAPBN-P 2016 yang rencananya akan ditetapkan pada 15 Juli mendatang. (vws)