Di kubu Warriors, Stephen Curry mencetak 30 poin sebelum diusir wasit karena technical foul saat kuarter terakhir menyisakan 4 menit dan 22 detik. Curry memprotes keputusan wasit setelah melanggar James, dan melempar pelindung gigi ke arah pendukung Cavaliers.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanda-tanda kemenangan Cavaliers sudah tampak sejak kuarter pertama. Tim besutan Tyronn Lue itu bahkan selalu memimpin sejak kuarter pertama hingga akhir laga.
LeBron James berhasil membuat Stephen Curry frustrasi di gim keenam. (Ken Blaze-USA TODAY Sports via REUTERS) |
Kuarter ketiga menjadi satu-satunya kuarter di mana Warriors mengalahkan Cavaliers dengan 28-21. Namun, di kuarter terakhir permainan Warriors rusak setelah Curry terkena ejected. Skor 115-101 untuk Cavaliers bertahan hingga laga usai.
"Kami coba bermain agresif. Kami menghadapi tim yang hebat, dan kami tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apapun. Saya akan memberikan yang terbaik untuk gim ketujuh," ujar James kepada ESPN usai pertandingan.
Terkait dengan tindakan Curry yang terkena ejected, James mengatakan, "Dia pemain yang hebat. Mereka tim terhebat di liga bukan tanpa alasan, dan itu karena permainan Curry."
Pertandingan terakhir final atau gim ketujuh akan berlangsung di markas Warriors, Oracle Arena, pada Minggu (19/6) malam waktu setempat. Jika mampu menang di gim ketujuh, maka Cavaliers akan menjadi tim pertama dalam sejarah NBA yang mampu merebut gelar juara meski sempat tertinggal 1-3 di final. (har)
LeBron James berhasil membuat Stephen Curry frustrasi di gim keenam. (Ken Blaze-USA TODAY Sports via REUTERS)