Persembahan Messi Hanya Medali Emas Olimpiade

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Senin, 27/06/2016 14:32 WIB
Persembahan Messi Hanya Medali Emas Olimpiade Lionel Messi dan Sergio Aguero meraih medali emas Olimpiade 2008. (Koji Watanabe/Getty Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lionel Messi memutuskan pensiun dari sepak bola internasional setelah Argentina dikalahkan Chile lewat drama adu penalti pada final Copa America Centenario di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (26/6) malam waktu setempat.

Keputusan mengejutkan diambil Messi setelah pertandingan melawan Chile. Setelah memperkuat Argentina sejak 2005, Messi memutuskan untuk pensiun dari sepak bola internasional meski baru 29 tahun.

"Ini bukan takdir kami. Ini final ketiga kami secara beruntun. Ini sangat sukar, ini masa-masa yang sulit untuk dianalisis. Di ruang ganti, saya berpikir bahwa ini sudah selesai untuk saya. Tim ini bukan untuk saya. Keputusan ini untuk kebaikan semuanya," kata Messi seperti dikutip dari akun Twitter resmi Argentina.


Messi mengakhiri kariernya bersama timnas Argentina dengan 113 pertandingan dan mencetak 55 gol. Messi merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Argentina, setelah melewati rekor 54 gol milik Gabriel Batistuta pekan lalu.

Bersama timnas Argentina, Messi bermain di tiga final Copa America pada 2007, 2015, dan 2016. Penyerang Barcelona itu juga membawa Tim Tango melangkah ke babak final Piala Dunia 2014. Timnas Argentina kalah di keempat final tersebut dan Messi gagal mencetak gol.

Sejak memperkuat timnas Argentina senior pada 2005, satu-satunya prestasi yang pernah diraih Messi adalah merebut medali emas Olimpiade 2008 Beijing. Namun, gelar itu bukan diraih Messi bukan bersama timnas senior, melainkan timnas U-23.

Di level junior, prestasi Messi bersama timnas Argentina adalah meraih trofi Piala Dunia U-20 2005 yang berlangsung di Belanda. Ketika itu Messi tidak hanya mempersembahkan gelar juara, tapi juga menjadi top scorer dan pemain terbaik.

Messi sendiri memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan publik Argentina, yang lebih mencintai Carlos Tevez ketimbang La Pulga.

Meski telah menjelma menjadi pesepakbola terbaik di dunia saat ini, Messi tidaklah besar di Argentina. Justru Tevez, yang saat ini memperkuat Boca Juniors, lebih dicintai masyarakat Argentina.

Keputusan Messi bergabung dengan Barcelona sejak masih 12 tahun, membuat publik Argentina kurang mencintai Messi karena tidak pernah berkarier di negara sendiri. Sementara Tevez memulai karier di Boca Juniors, yang juga menjadi klub kebanggaan Diego Maradona. (har)