Berdych cenderung melakukan kesalahan sendiri sehingga memudahkan Murray memenangkan tiga set langsung dengan skor 6-3, 6-3, dan 6-3 di All England Lawn & Croquet Club.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Murray mengaku tak mau melepaskan kesempatan emas untuk meraih trofi setelah petenis unggulan lainnya Novak Djokovic dan Roger Federer tersingkir.
“Melaju ke final Wimbledon jelas merupakan prestasi yang mengesankan dan saya masih punya satu pertandingan lagi pada Minggu nanti,” kata Murray seperti dikutip BBC Sport.
“Semakin tua usia Anda, maka Anda tidak akan pernah tahu berapa banyak kesempatan yang bisa didapatkan untuk bermain di final grand slam. Saya senang bisa melewati hari ini.”
Murray juga mengakui Raonic tampil apik saat mengalahkan Federer yang masih menyandang salah satu petenis terbaik dunia. Namun, Murray yakin pengalamannya bisa menjadi senjata di laga final nanti.
“Pengalaman di masa lalu telah banyak membantu saya, bertanding melawan beberapa petenis terbaik sepanjang masa.”
Murray ingin menggandakan koleksi gelar juara Wimbledon yang sebelumnya pernah diraih pada 2013. Sementara bagi Raonic, ini merupakan final pertamanya di grand slam. (jun)