Pihak Yamaha menyatakan rusaknya mesin motor M1 milik Rossi (saat balapan) dan Jorge Lorenzo (di sesi pemanasan) dikarenakan gangguan rev limiter atau alat pembatas putaran mesin di perangkat kontrol elektronik (ECU).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Musim mulai berubah menjadi buruk di Mugello. Jika saya mampu meraih 20 poin atau 25 poin dari balapan itu, peluangnya mungkin akan sangat berbeda," ujar Rossi seperti dikutip dari GPOne.
Valentino Rossi mengalami kegagalan mesin di GP Italia. (Mirco Lazzari gp/Getty Images) |
Baik di GP Italia dan GP Belanda, Rossi sebenarnya memiliki peluang besar meraih kemenangan. Di GP Italia, pebalap 37 tahun itu sedang bersaing ketat dengan Lorenzo yang akhirnya menang di Mugello. Sedangkan di Belanda, Rossi terjatuh ketika memimpin balapan.
"Ada hasil karena kesalahan dan juga karena ketidakberuntungan, itu sebabnya jarak poin saya dengan Marquez sangat besar. Tapi, masih ada setengah musim tersisa," tegas Rossi.
Rossi dan para pebalap MotoGP lainnya saat ini sedang menjalani tes di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Rossi mengatakan hasil dari tes di Austria sangat penting baginya menghadapi paruh kedua musim.
"Kami butuh sesuatu untuk mengubah halaman. Saya harus meraih poin lebih banyak daripada yang sudah saya raih saat ini," ucap Rossi. (har)
Valentino Rossi mengalami kegagalan mesin di GP Italia. (Mirco Lazzari gp/Getty Images)