Penyerang 32 tahun itu mencetak 16 gol musim lalu dan membantu Fenerbahce menjadi runner-up dan merebut satu tiket ke Liga Champions. Meski menjadi salah satu penyerang tersubur di Turki, ia ingin segera hengkang mengingat krisis politik yang terjadi negara tersebut usai terjadinya percobaan kudeta pada pemerintahan Recep Tayyip Erdogan.
Namun tak mudah bagi dirinya mendapatkan klub yang bisa membayar gajinya senilai US$15 juta selama satu musim. Forbes menempatkan mantan pemain tim nasional Belanda itu di nomor 18 pada daftar pemain dengan gaji tertinggi di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Van Persie sempat berada dalam radar Stoke City, tapi hanya sebagai pemain pinjaman. Fenerbahce kemudian menolak keinginan Stoke tersebut.
Fenerbahce membanderol sang pemain senilai 10 juta euro.
Jika ia tak kunjung mendapatkan klub baru, maka van Persie harus menepati kontraknya kembali ke Turki untuk menjalani sesi pramusim.
(vws)