Dua klub kota Manchester itu seharusnya bermain di hadapan 91 ribu penonton di Stadion Sarang Burung pada kompetisi International Champions Cup (ICC), sebagai bagian dari tur pramusim mereka.
Dikabarkan The Independent, panitia penyelenggara kini mencemaskan pertandingan itu tidak bisa digelar karena laporan cuaca menunjukkan hujan deras akan berlangsung pada Senin, sebelum pertandingan digelar pukul delapan malam waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Derby' Manchester tersebut menarik perhatian pecinta sepak bola di China karena menjadi pertemuan pertama Jose Mourinho yang merupakan manajer baru United dan Pep Guardiola, sang arsitek anyar City.
Intrik ini yang membuat tiket Senin nanti terjual habis. Sebagai perbandingan, ketika Arsenal bermain melawan Manchester City pada 2008 silam, stadion yang sama hanya terisi separuhnya.
Sejauh inintidak ada rencana untuk menjadwalkan ulang laga antara City dan United itu karena City harus menghadapi Borussia Dortmund pada 28 Juli.
City pernah menghadapi situasi serupa ketika laga persahabatan melawan Houston Dynamo, pada Mei 2015, dibatalkan karena adanya banjir di kota Texas.
Pertengahan pekan ini, Beijing diterpa hujan besar yang menyebabkan gangguan publik di berbagai tempat juga membuat ratusan penerbangan dibatalkan, serta ditutupnya jalur kereta bawah tanah.
Pemerintah kota Beijing juga mengeluarkan tanda bahaya oranye, atau tingkatan kedua tertinggi dalam sistem peringatan yang dimiliki China. Gangguan serupa berpotensi terulang pada Senin nanti.
(vws)