Menurutnya, beberapa hal yang dibahas adalah fokus pada pembinaan untuk Inter Milan. "Kami membahas banyak hal. Kami ingin mempercepat proses dari pembaruan struktur kami di Appiano, mungkin dengan menambah lagi lapangan," ujar Erick Thohir kepada Inter Channel.
"Kami ingin mengembangkan pusat pelatihan baru kami, tapi kami juga ingin meningkatkan struktur di sektor pembinaan usia muda, sehingga kami bisa membantu anak-anak berkembang."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini suatu hal yang sangat lazim di Amerika Serikat."
Thohir juga membahas soal hak siar di Liga Italia Serie A. "Serie A membutuhkan kerja sama untuk mengembangkan kompetisi ini karena kami merupakan liga keempat terbesar di Eropa dalam kaitannya dengan pemasukan secara keseluruhan," terang Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia itu.
"Suning akan membantu ekspansi Serie A di China dan di pasar Italia."
Sebelumnya, Grup Perdagangan Suning dan Inter Milan telah mengumumkan proses kerja sama yang baru. Sumber dari Reuters menyebutkan bahwa perusahaan yang didirikan Zhang Jindong tersebut telah mendapatkan 68,55 persen saham Nerazzurri dengan harga 270 juta euro atau setara Rp4,1 Triliun.
Kehadiran Suning ini seiring dengan semakin eratnya cengkraman Negeri Tirai Bambu itu di sepak bola. (bac)