Pemain yang terlibat dalam kegiatan ini, sambung Achsanul, diharapkan nantinya bisa menjadi penghubung pesantren di Madura dengan orang-orang luar pesantren yang kadang memandang miring terhadap sistem pendidikan pesantren.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain juga, dengan adanya kegiatan pemain nyantri ini, pemain bisa berbagi ilmu sepak bola dengan para santri," katanya.
Ketiga pemain ini juga diminta mengenal lebih dekat dunia pesantren, mempelajari berbagai jenis kegiatan pesantren, baik dari sisi keilmuan, maupun dari sisi amalan ibadah.
Selain itu mereka juga bertugas berbagi wawasan tentang ilmu sepak bola kepada para santri yang ada di pondok pesantren itu.
Saat ini, Madura United berada di puncak klasemen kompetisi sepak bola, Indonesian Soccer Championship (ISC). Tim itu telah mengumpulkan 30 poin dari 13 pertandingan, terpaut tiga poin dari peringkat dua Arema Cronus. (antara/kid)