"Wow, itu kabar dari mana? Karena hubungan pemain baik-baik saja," kata Ricardo Salampessy, Kamis (4/8) terkait tudingan adanya gap antar-pemain Persipura Jayapura.
Menurut dia, siapa saja bisa menilai dan memberikan saran serta kritikan kepada tim Persipura Jayapura, tapi yang paling mengetahui kondisi sebenarnya adalah manajemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persipura saat ini berada di peringkat tujuh klasemen sementara, meraup 19 poin hasil lima kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan. Dalam lima pertandingan terakhirnya Persipura juga hanya satu pernah kali menang. Hal ini menyebabkan pelatih Jafri Sastra mundur.
"Saya curiga di tubuh tim Persipura, antara sesama pemain itu ada sistem kubu-kubuan. Pemain tidak kompak dan solid lagi seperti dulu," kata Nico Dimo ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Rabu (3/8).
Nico menilai bahwa tim Persipura yang sering tampil pincang dalam sejumlah laga, bukan saja karena beberapa penggawa cedera atau akumulasi kartu, tetapi karena tidak adanya kekompakan dan kerja sama.
"Kondisi tim Persipura saat ini sedang sakit. Indikasi terakhir, itu ketika Persipura dikalahkan tuan rumah Persepam Madura United dengan skor 0-2. Saat itu saya lihat dalam tubuh tim Persipura ada blok atau kubu di antara pemain," katanya.
Nico Dimo kemudian berharap bahwa pelatih baru yang menggantikan Jafri Sastra akan menciptakan atmosfer kondusif. "Ketika pelatih baru masuk, sistem kubu-kubuan ini harus bisa segera dihilangkan," katanya.
(antara)