Kasus itu seperti terjadi pada laga antara Sporting Gijon menjamu Athletic Bilbao, di Stadion El Molinon, Minggu (21/8) sore waktu setempat.
Wasit Clos Gomez yang memimpin pertandingan sempat menghentikan pertandingan setelah adanya cemoohan yang dinilai bernada rasialis dari tribune penonton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang wasit pun sempat menghentikan pertandingan tersebut selama setengah jam setelah cemoohan itu semakin menggema.
Pertandingan pun akhirnya dilangsungkan kembali setelah sorakan tersebut tak lagi menggema di stadion.
Williams menjadi satu-satunya pemain berdarah Afrika yang mencetak gol untuk klub asal Basque tersebut pada 2014 lalu.
Sementara bagi Gijon, ini bukan pertama kali pelanggaran terkait rasialisme di La Liga Spanyol. Gijon pernah didenda €3000 setelah para fan mereka kedapatan menyanyikan nyanyian rasialis terhadap pemain sayap Getafe, Joffre Guerron, pada 2008.
Manuel Vega, yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden Klub Gijon pun sampai ikut angkat bicara. Ia amat mengimbau para fan Gijon agar tak melakukan tindakan rasialis.
"Anda tidak punya polisi untuk setiap fan, tapi kami berusaha mencoba untuk meyakinkan hal ini (sikap rasialis) tidak terulang," ucap Vega seperti dilansir dari Mirror. (bac)