Tahun ini kejuaraan yang diinisiasi salah satu produk makanan dan minuman itu akan terdiri atas tingkat sekolah usia U-13 dan U-15.
"Tentu kami sudah sangat mengetahui [kejuaraan] ini sudah ke sekian kali [diselenggarakan]. Dari PBSI tentunya [memandang] ini merupakan kegiatan yang baik sekali. Kegiatan ini diikuti kelompok usia muda yang setiap tahun berkembang dan masuk agenda PBSI, serta ranking point," ujar Kepala Sub Bidang Pelatnas PP PBSI Ricky Soebagdja dalam jumpa pers Sirnas MSC yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (25/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menururnya, MSC menjadi wadah yang semakin diperhitungkan dan diminati oleh bibit-bibit pebulutangkis muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuannya.
"Jadi ini suatu kegiatan yang baik sekali dan mudah-mudahan lebih mengembangkan atlet-atlet usia muda. Siapapun swasta yang memfasilitasi bukutangkis, PBSI mendukung," kata Ricky
Dalam kesempatan sama, Jubir Kemenpora Gatot S Dewa Broto berharap ajang-ajang kejuaraan usia dini bisa memunculkan bintang baru bagi bulutangkis Indonesia. Beberapa di antaranya yang sukses datang dari kejuaraan tersebut adalah Tommy Sugiarto, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting menjadikan kompetisi tersebut sebagai batu loncatan.
"Saya percaya program ini insya Allah sukses. Kalau Milo mau khusus ke bulutangkis jangan ragu-ragu karena sudah didukung Pak Jokowi (Presiden RI)," kata Gatot yang juga menjabat sebagai Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga tersebut.
Sirnas MSC 2016 telah digelar sejak April lalu, dan rencananya digelar di enam kota yakni Pekanbaru (11-16 April), Cirebon (23-28 Mei), Solo (29-3 September), Banjarmasin (3-8 Oktober), Surabaya (17-22 Oktober), dan Manado (7-12 November).
(kid)