Pelatih ganda campuran, Richard Mainaky memberikan penghargaan setimpal bagi Tontowi/Liliyana yang telah mampu menuntaskan target berat jadi juara Olimpiade 2016 lalu. Karena itu Richard tak akan tergesa-gesa meminta Tontowi/Liliyana kembali berlatih di pelatnas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kelonggaran Richard dalam hal pemberian libur bagi Tontowi/Liliyana, maka hal itu berdampak pada tak ikut sertanya juara dunia 2013 itu di sejumlah turnamen yang akan berlangsung pada September.
"Waktunya tak akan cukup untuk persiapan menuju ke sana. Jadi mungkin mereka baru kembali berkompetisi pada bulan Oktober nanti," ucap kakak dari Rexy Mainaky.
Richard menyadari bahwa Tontowi/Liliyana butuh waktu untuk bersantai setelah menunaikan tugas berat jadi juara Olimpiade.
"Tekanan selama persiapan Olimpiade sangat berat bagi mereka. Jadi sekarang waktunya bagi mereka untuk bersantai bersama keluarga," tutur Richard.
Richard sendiri tak memiliki target besar pada Tontowi/Liliyana di sisa tahun ini. Richard hanya berharap Tontowi/Liliyana bisa tampil bagus di BWF Final Super Series.
"Pada awalnya saya ingin ikutsertakan mereka di turnamen super series untuk mengejar tiket Final Super Series. Namun ternyata juara Olimpiade sudah otomatis lolos ke turnamen tersebut," kata Richard. (ptr)