"Dari awal saya katakan, pertahanan itu salah satu kelemahan kami dan benar terjadi. Bagian pertahanan merupakan bagian yang cukup penting. Ini memerlukan banyak waktu untuk diperbaiki," kata Ong usai pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak yang harus dibenahi timnya dan ia mengaku butuh waktu yang cukup lama untuk mengembalikan kekompakan tim.
Semangat bertanding tim merah putih menurutnya tak lain karena ada sesuatu yang ingin dibuktikan pascasanksi yang dijatuhkan oleh FIFA sehingga lebih dari satu tahun Indonesia tak malakoni pertandingan internasional.
"Saya paham mereka ingin membuktikan sesuatu, dan itu terbukti," kata Ong.
Indonesia menang 3 gol tanpa balas melalui dua gol yang dilesakkan Boaz pada menit ke-7 dan ke-22 dan satu gol Irfan Bachdim pada menit ke-10.
Semua gol tercipta di babak pertama. Mengandalkan duet Boaz-Irfan, timnas memang menekan sejak awal. Permainan menekan dengan tempo cepat dan bola pendek ini menurut Riedl terbukti efektif.
Malaysia yang kewalahan mulai bermain kasar dan malah justru tak bisa mengontrol pertandingan hingga kecolongan tiga gol.
Pada babak kedua, permainan tim merah putih mulai terbaca dan bisa diimbangi lawan. Namun Malaysia tak bisa menciptakan gol dan mengubah ketertinggalan mereka sampai peluit panjang berbunyi. (sur)