Tendangan keras Dembele ke arah kiri gawang berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper asal Jerman tersebut. Ter Stegen pun menepis bola sehingga upaya Celtic menyamakan kedudukan berujung kegagalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dinaungi keberuntungan karena berhasil menggagalkan penalti Dembele. Saya rasa penalti mengandung unsur keberuntungan dan tentu saja persiapan dan latihan sebelum itu," ujar Ter Stegen seperti dikutip dari Marca.
"Saya terlambat untuk bereaksi. Kontak yang terjadi antara saya dengannya bukanlah kontak yang kuat, namun saat itu Dembele bergerak dengan baik dan saya tak mampu menghentikannya," ucap kiper berusia 24 tahun tersebut.
Musim ini akan jadi tantangan besar bagi ter Stegen di Barcelona. Dengan kepergian Claudio Bravo ke Manchester City, maka menit bermain ter Stegen bisa jadi akan jauh lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
Selama ini ter Stegen lebih dikenal sebagai kiper spesialis Liga Champions dan Piala Raja. Sedangkan untuk La Liga, Luis Enrique lebih memilih menurunkan Bravo.
Meski tak ada Bravo, ter Stegen tak bisa bersantai karena mantan kiper Ajax Amsterdam, Jasper Cillessen kini telah datang ke Camp Nou untuk bersaing dengannya.
"Saya merasa dalam kondisi bagus. Suporter begitu mendukung saya dan hal ini adalah sesuatu yang sangat saya senangi. Merasakan dukungan suporter di belakang saya adalah hal yang luar biasa," ucap mantan kiper Borussia Moenchengladbach ini. (ptr)