Lorenzo pun mengaku tidak menyangka bisa merebut posisi kedua. Menurutnya, pencapaian tersebut amat krusial karena memperkecil jarak antara dirinya dengan Rossi yang masih berada di peringkat kedua klasemen musim ini.
Lorenzo kini hanya selisih 14 poin dari Rossi di urutan ketiga. Ia pun semakin percaya diri mampu menyalip posisi pebalap asal Italia itu di empat seri terakhir MotoGP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Namun, karena kami ingin memeriksa motor yang kecelakaan, kami melakukan (pemanasan) dua kali. Saya merasa baik-baik saja dan ketika saya mencoba motor pertama dengan ban keras saya merasa cocok karena selama latihan saya tidak suka menggunakan ban keras.”
“Sulit menentukan di situasi itu tapi akhirnya insting saya setelah kecelakaan membuat saya berpikir di trek ini: harus cepat sejak awal dan konstan serta tetap berada pada jalur yang tepat,” ungkap Lorenzo.
Lorenzo sempat mengalami kecelakaan pada sesi pemanasan sebelum balapan di Sirkuit Motorland Aragon, namun tak sampai membuatnya cedera.
“Akhirnya dalam situasi yang sangat sulit ketika kami hanya mengira bakal berada di posisi kelima atau keenam, hasilnya sangat mengejutkan Anda dan kami menyelesaikan secara positif di peringkat kedua dan sangat dekat dengan pemenang (Marc Marquez),” ucap Lorenzo.
“Saya senang dan bahagia dan saya bisa melalui situasi yang amat sulit," sambungnya. (har)