Pendukung tuan rumah bahkan sempat terdiam lemas menyaksikan gawang West Ham yang dikawal Adrian dijebol Ricardo Stuani, selang enam menit kick off babak kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara kepada BBC Sport selepas pertandingan, Manajer West Ham Slaven Bilic mengakui tengah berada di dalam tekanan besar.
Sebelum ditahan imbang The Boro, Dimitri Payet dkk menderita empat kekalahan beruntun mulai dari Manchester City, Watford, West Bromwich Albion, dan Southampton.
Rentetan hasil negatif tersebut membuat posisi West Ham terjun bebas ke urutan 18 klasemen sementara dengan raihan empat poin. Meski demikian, pelatih asal Kroasia tersebut yakin tim besutannya masih punya peluang bangkit.
“Tapi, saya percaya kepada tim ini dan saya juga seorang pekerja keras. Meski gagal menang hari ini, kami telah menunjukkan bahwa tim ini masih hidup. Kami selalu bersama-sama dan harus menunjukkan (permainan bagus) lebih sering lagi,” ujar Bilic.
Musim lalu, tim berjuluk Palu Godam menjadi salah satu tim yang diperhitungkan dan sukses finis di peringkat tujuh klasemen. Posisi mereka bahkan lebih baik dari Liverpool yang berada satu tingkat di bawahnya dan Chelsea yang terpuruk di urutan ke-10 klasemen akhir. (jun)