Ducati sudah melakukan segala upaya untuk kembali merebut gelar juara dunia. Bahkan pada 2011 dan 2012 tim asal Italia itu merekrut Valentino Rossi, namun keputusan itu tidak membuahkan hasil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak merasakan tekanan besar. Saya percaya salah satu poin terkuat saya adalah adaptasi, beradaptasi cepat dengan motor. Kita lihat nanti apakah saya bisa tampil cepat dengan motor Desmosedici," ujar Lorenzo.
Kepercayaan diri Lorenzo bisa meraih sukses bersama Ducati muncul karena kehadiran direktur umum Gigi Dall'Igna. Pebalap 29 tahun itu yakin Dall'Igna adalah satu-satunya orang yang mampu mendobrak dominasi tim-tim pabrikan asal Jepang: Yamaha, Honda, dan Suzuki.
"Tantangan terberatnya adalah, orang-orang akan berpikir saya bisa menjadi juara dunia dengan motor ini, dan saya pikir saya datang ke Ducati di waktu yang tepat," ucap Lorenzo.
"Jika Anda ingin memperkuat Ducati, ini adalah momen yang tepat, karena Dall'Igna adalah satu-satunya orang yang bisa melawan tim pabrikan Jepang," sambungnya.
Lorenzo akan melakoni debut menunggangi sepeda motor Desmosedici di Sirkuit Valencia, 15-16 November mendatang, setelah seri terakhir MotoGP 2016 di Valencia. (har/ptr)