Alhadad tak memungkiri bahwa kehadiran pendukung loyal Persija, The Jakmania, di laga kandang turut menjadi pelecut spirit Ramdani Lestaluhu dkk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kehadiran suporter di pertandingan kandang sangat berpengaruh. Kemarin lawan PS TNI saja para pemain semangatnya berlipat meski laga tandang. Tapi, wilayahnya kan masih dekat Jakarta. Sayang sekali kalau tidak bisa main di Patriot," kata Alhadad.
Sejauh ini, Bambang Pamungkas dkk terpaksa menggelar laga kandang di Stadion Manahan Solo. Namun, jumlah penonton yang hadir tidak sesuai harapan sekaligus tidak menambah pemasukan klub secara signifikan.
Pada laga terakhir, Persija malah menjamu Arema Cronus di Stadion Gajayana, Malang. Sontak mayoritas penonton justru didominasi para Aremania.
"Kemarin Arema justru yang diuntungkan. Mereka punya motivasi lebih didukung mayoritas Aremania karena dukungan suporternya. Makanya saya berharap kami bisa bermain di wilayah Bogor maupun Bekasi agar lebih dekat dengan wilayah Jakarta," ujar Al Hadad.
Keinginan Persija untuk menggelar laga kandang di Patriot sulit direalisasikan mengingat masih harus direnovasi hingga Desember.
Dengan demikian, panitia pelaksana pertandingan Persija kembali menetapkan Stadion Manahan sebagai home base, termasuk saat menjamu Pusamania Borneo FC, Minggu (30/10). (bac)