Pada 25 September, Iannone telah memaksa dirinya sendiri untuk datang ke GP Aragon dan coba untuk mengemudian motor Desmosedici. Tapi sebagai konsekuensi, rasa sakit membuatnya tak bisa tidur dan lehernya kaku selama satu bulan.
Kini ia datang ke Sirkuit Sepang dan siap untuk kembali mencicipi rasa menggeber motor sekencang mungkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Iannone, ia sebenarnya tak merasakan sakit ketika beraktivitas sehari-hari. Tapi jika mengemudikan motor balap, maka setelahnya ia akan merasakan rasa sakit yang hebat.
"Ini telah terjadi selama satu bulan dan terasa seperti telah berlangsung selamanya, meski retaknya tidak terlalu serius. Pada awal-awal, dokter mengatkan saya akan segera kembali mengendarai motor. Saya percaya pada mereka, tapi setiap kali saya mencoba, saya baru menyadari bahwa hal itu sangat sukar."
Iannone telah tiba di Sepang untuk mengikuti GP Malaysia akhir pekan ini. Dengan dua seri tersisa, ia kini duduk di peringkat sembilan klasemen sementara setelah lima kali gagal finis dan dua kali absen turun.
(vws)