Jika mampu menang di Valencia, maka Lorenzo akan mengumpulkan 233 poin di akhir musim. Kondisi itu tetap membuat MotoGP 2016 menjadi musim terburuk kedua bagi Lorenzo sejak mengoleksi 190 poin di musim pertamanya bersama Movistar Yamaha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memulai musim dengan baik, menang di Qatar dan kedua di Austin. Hanya kecelakaan di Argentina satu-satunya hal negatif. Jadi, semuanya hampir sempurna hingga kejadian di Katalonia," ujar Lorenzo seperti dikutip dari Crash.net.
Lorenzo memang berhasil naik podium di GP Malaysia meski tampil di kondisi trek yang basah. Namun, hasil itu didapat tidak lepas dari kecelakaan yang dialami Marc Marquez, Cal Crutchlow dan Andrea Iannone.
"Bisa meraih podium di kondisi hujan bagus untuk kepercayaan diri saya. Tapi, saya beruntung karena hampir semua pebalap di depan saya kecelakaan. Bukan balapan spektakuler, tapi penting buat karier saya," tegas Lorenzo.
Lorenzo sendiri berharap Michelin sebagai penyuplai tunggal ban MotoGP bisa meningkatkan kualitas ban musim depan berdasarkan masukan-masukan pebalap musim ini. (vws)