Melihat kondisinya saat ini, kata bujang asal Palembang tersebut, dirinya tak bisa memungkiri kangen berlatih bersama Timnas Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Praktis, kondisi itu membuatnya rindu akan teman-teman, pelatih dan semua yang ada di dalam timnas Indonesia jelang Piala AFF 19 November mendatang.
Diakui Ichsan, meskipun sedang menjalani pemulihan cedera, dia tak melupakan untuk terus mengikuti perkembangan Timnas Indonesia. Informasi terkait skuat Timnas yang tengah bersiap untuk Piala AFF 2016 itu didapatkannya dari media sosial dan pesan singkat yang ia terima dari rekan-rekannya.
"Tapi kadang, kalau di Instagram suka gak mau lihat... Soalnya suka jadi sedih karena tidak bisa ikut mereka," tutur Ichsan.
Terkait cederanya, Ichsan harus menjalani paket fisioterapi sebanyak 40 kali dalam waktu tiga bulan. Saat ditemui di rumah sakit, Ihsan baru melakukan fisioterapi pertemuan ke-11. Otot lutut kiri dia pun diklaimnya sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Ihsan mengungkapkan fisioterapi itu rencananya selesai pada Desember 2016. Setelah itu ia akan kembali ke Palembang untuk menjalani latihan kecil sebelum kembali merumput.
Menyesal kehilangan tempat di Timnas Indonesia? Ichsan pun mengaku tak ingin memikirkan posisi di Timnas. Hal yang paling penting, tegas dia, fokus pada proses pemulihan cedera karena kariernya di dunia sepak bola masih panjang.
"Saya yakin, kejadian ini ada hikmahnya. Kalau rezeki tidak akan ke mana, " ujar dia. (kid)