Dokter Timnas Indonesia Ungkap Kondisi Kesehatan Alfred Riedl

Arby Rahmat & Bowie Haryanto, CNN Indonesia | Jumat, 04/11/2016 16:14 WIB
Dokter Timnas Indonesia Ungkap Kondisi Kesehatan Alfred Riedl Alfred Riedl punya riwayat penyakit ginjal dan menjalani operasi pada 2007. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Tangerang, CNN Indonesia -- Bulan ini pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl berulang tahun yang ke-68. Meski memasuki usia senja, pelatih asal Austria itu masih terlihat lincah saat memimpin latihan skuat Garuda.

Riedl kerap datang lebih awal sekitar 10 menit di lapangan latihan sebelum pemain berkumpul. Ia pun akan berjalan-jalan di lapangan sendirian, mengecek kondisi sebelum kembali ke tempat awal dan memberi instruksi latihan.

Diungkap dokter khusus Timnas Indonesia, Syarif Alwi, Riedl masih memiliki kondisi kesehatan yang prima.


"Bagus, saya baru lakukan tes medis. Semuanya normal. Fungsi ginjalnya bagus, profil lemaknya bagus, gambaran fungsi hatinya bagus," kata Syarif kepada CNNIndonesia.com di hotel tempat para pemain timnas menginap saat berlatih di Karawaci, Tangerang, beberapa waktu lalu.

"Dia benar-benar ikut nasihat dokter. Makan tidak sembarangan dan tiap hari dia minum obat-obat agar tidak terkena infeksi. Hebat," sambung Syarif.

Sebagai dokter khusus Timnas, Syarif memang arus memerhatikan kondisi kesehatan baik para pemain, pelatih, maupun staf timnas lainnya.

Riedl memang memiliki riwayat penyakit ginjal. Dia sempat menjalani operasi cangkok ginjal pada 2007. Ketika itu Riedl masih berstatus sebagai pelatih timnas Vietnam. Pendonor ginjal Riedl juga berasal dari Vietnam.

Setelah sanksi terhadap PSSI dicabut FIFA, Timnas Indonesia saat ini sedang bersiap bertarung memperebutkan trofi Piala AFF 2016. Dalam langkah persiapan jelang Piala AFF 2016, sejak September lalu Timnas telah melakukan serangkaian uji coba.

Selanjutnya, pada Jumat (4/11) petang WIB, Indonesia akan menjalani uji coba melawan Myanmar di Yangon. Empat hari kemudian, Indonesia melakoni uji coba melawan Vietnam di Hanoi.

"Waktu kami untuk uji coba tinggal dua kali. Sepulang dari Vietnam, Indonesia akan latihan dari 10 sampai 16 November, lalu berangkat lagi ke Filipina [ikut Piala AFF]. Artinya (waktu persiapan) tinggal satu minggu," ujar Syarif.

"Kami harus betul-betul pertimbangkan antara latihan taktik, speed, endurance. Itu racikannya coach (Riedl), saya hanya membantu mempertahankan fisik pemain agar makin hari makin meningkat derajat kesehatannya menghadapi pertandingan. Bukan semakin lama semakin lemas karena mungkin kebugaran fisiknya atau kesehatannya semakin tidak bagus."

Di Piala AFF 2016, Indonesia berada satu Grup A bersama Filipina, Singapura, dan Thailand. Pertandingan pertama Indonesia di kejuaraan tersebut adalah melawan Thailand di pada 19 November mendatang.

"Kami harapkan para pemain semakin sehat dengan mempergunakan tenaga-tenaga yang ada yakni dua orang massage sport, satu orang fisioterapi. Kami anjurkan bahwa setiap pemain harus mengontrol dirinya kalau ada keluhan atau tidak ada keluhan pun mereka harus maintenance ototnya dengan massage sport, dan di fisioterapi kalau ada tanda-tanda akan sakit," tutur Syarif.