Dalam seri tersebut Rea berada di posisi kedua dalam balap di Qatar. Ia sedang berupaya menyusul pebalap Ducati, Chaz Davies. Namun, Rea lalu memelankan motornya dan memberi ruang kepada Sykes untuk menyalip saat putaran terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kemenangan ini [di Qatar], dia [Davies] sedikit lagi mengakhiri musim di urutan kedua dalam klasemen kejuaraan, yang mana dia kehilangan hanya dua poin karena tindakan yang patut dipertanyakan dan tentu saja tak sportif dari penasihatnya [Kawasaki[ pada putaran final di hari Minggu," tutur Domenicali seperti dikutip dari Motor Sport.
"Saya membalap dengan hati; membalap sebisa mungkin yang saya bisa. Ketika saya melihat tak mungkin untuk menang [di Qatar], saya memutuskan untuk bekerja bagi tim dan Kawasaki," kata Rea yang kali pertama juara dunia Superbike pada tahun 2015.
Sementara itu Sykes menambahkan dirinya puas dengan kerja sama tim yang ditunjukkan Rea.
"Ini adalah sesuatu yang saya sangat apresiasi," kata pebalap 31 tahun asal Inggris tersebut. (kid)