Tak heran jika pebalap Italia itu demikian terharu menjalani putaran terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dovizioso menuturkan selama ini ia kerap dihantui perasaan ingin menang. Bahkan menduduki podium dua atau tiga pun, menurut Dovizioso, terasa seperti kekalahan.
"Tujuh tahun, saya telah melewati waktu-waktu yang sangat sukar. Benar-benar susah. Selama karier saya, saya selalu membidik hasil terbaik, tapi sangat tak mudah ketika hal itu tak kunjung tercapai."
Selain kemenangan, hal yang membuat Dovizioso senang adalah karena ia merasa podium pertama direbut dengan adil -- mengalahkan lawan-lawannya dengan adil.
"Saya bukan menang karena yang lainnya melakukan kesalahan. Menang memang penting, saya ada di sini untuk berjuang demi kejuaraan dan untuk melakukannya Anda membutuhkan kemenangan yang solid. Tak ada gunanya jika Anda berdiri di podium pertama pada hari Minggu, tapi kemudian melorot ke posisi enam di balapan selanjutnya," ucap Dovizioso. (har)