Bambang tidak sepakat bila ada yang mengatakan Indonesia berada di 'grup neraka' -- merujuk pada Thailand dan Singapura yang telah empat kali juara Piala AFF, sementara Filipina kini berada di era terbaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan bilang grup neraka, hadapi dulu. Saya yakin dengan semangat berjuang yang tinggi, Indonesia pasti bisa. Paling tidak, bikin Thailand kesulitan melawan Indonesia," katanya menambahkan.
"Persiapan kita kan selama ini karut-marut, tidak optimal, dan hanya banyak turnamen. Artinya sepak bola kita sedang oleng," ujarnya.
Namun yang menarik bagi dia adalah, ada regenerasi di timnas sekarang ini. Ia melihat banyak jiwa muda yang punya potensi bagus ke depan.
Ia lantas mengapresiasi pelatih timnas Indonesa Alfred Riedl yang menurutnya telah berusaha keras membentuk timnas di tengah segala keterbatasan. Bambang ingin Indonesia dapat menyusul Thailand yang sudah tidak menjadikan Piala AFF 2016 sebagai target utama.
Meski harus diakui bahwa hal itu tidak mudah, Bambang tetap mendukung Indonesia apapun hasilnya.
"Harus optimistis. Berikan anak-anak muda dukungan yang bagus. Jangan lupa, isi dari tim Alfred itu bukan pemain-pemain yang terbaik yang Indonesia miliki.
"Masih banyak sesungguhnya pemain yang memiliki potensi di klub, tapi saya optimistis bahwa tim ini adalah tim masa depan. Saya sama sekali tidak pesimistis," tuturnya.
Bambang pun mengakui tim Thailand berkembang dengan baik dari masa ke masa.
"Masing-masing pemainnya punya kemampuan dan fisiknya juga prima. Artinya, materi pemainnya bagus sehingga pelatih akan mudah untuk melakukan apapun. Kita harus begitu juga, saya pikir kalau terus diasah Indonesia kuga bisa menyaingi Thailand," ucap mantan manajer klub Persija tersebut. (vws)