Hendra Setiawan yang Tak Mau Lepas dari Bulu Tangkis

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Kamis, 08/12/2016 04:29 WIB
Hendra Setiawan yang Tak Mau Lepas dari Bulu Tangkis Hendra Setiawan belum mau pensiun dari dunia bulu tangkis. (CNN Indonesia/Artho Viando
Jakarta, CNN Indonesia -- Hendra Setiawan sudah berusia 32 tahun dan mungkin tinggal menghitung tahun-tahun terakhir kariernya sebagai pemain bulu tangkis. Satu hal yang pasti, Hendra tak akan mau benar-benar lepas dari bulu tangkis.

Bulu tangkis membuat nama Hendra Setiawan menjadi tenar di Indonesia dan juga di dunia. Lewat bulu tangkis pula, Hendra mampu mengharumkan nama bangsa.

"Bagi saya bulu tangkis sudah jadi jalan hidup. Selain karena profesi, saya juga memang sangat menikmati main bulu tangkis."


"Dua hari saja saya tak main bulu tangkis, maka saya akan merasa aneh," kata Hendra berterus terang.

Karena itu ketika pensiun sebagai pemain nanti, Hendra tak akan langsung benar-benar putus hubungan dengan dunia yang telah membesarkannya.

"Rencana saya tetap akan berhubungan dengan bulu tangkis sambil nantinya memulai bisnis setelah pensiun. Saya tak mau langsung lepas dari bulu tangkis."

"Ada keinginan untuk jadi pelatih, namun saya belum tahu apakah nantinya bisa terwujud atau tidak. Saya sendiri saat ini belum banyak bertukar pikiran tentang dunia kepelatihan dengan para pelatih di pelatnas," tutur Hendra.

Dalam bayangan Hendra, pelatih bulu tangkis yang hebat adalah dia yang mengerti atmosfer dan situasi yang dialami pemain di lapangan.

"Banyak pelatih yang berasal dari kalangan mantan pemain. Itu karena mereka sudah tahu rasanya jadi pemain yang berlaga di lapangan.Namun tentunya juga banyak yang harus dipelajari."

"Bagi saya menjadi pelatih juga menghadirkan tantangan baru yaitu untuk membawa pemain yang dibina jadi juara dan itu pastinya bakal jadi kegembiraan tersendiri," ungkap Hendra.

Meskipun Hendra sangat mencintai bulu tangkis, ia tetap tak memaksakan kedua anaknya untuk mengikuti jejaknya.

"Saya hanya mengenalkan mereka pada bulu tangkis. Jalan mana yang mereka pilih nantinya, itu sepenuhnya menjadi hak mereka," tutur Hendra. (ptr)