"Harapan saya pencak silat lebih diperhatikan pemerintah, kebanyakan dari kami yang Juara Dunia dan SEA Games belum dapat pekerjaan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal tersebut, juru bicara Kemenpora Gatot S. Dewa Broto menegaskan Kemenpora kerap berupaya untuk memberi perhatian kepada para atlet berprestasi.
"Hanya saja karena pemerintah sedang moratorium CPNS, ya untuk jadi PNS belum dapat. Maksimal untuk honorer saja. Tetapi untuk honorer kan kasihan jika diperuntukkan bagi mereka yang sarjana," ucap Gatot saat dihubungi secara terpisah oleh CNNIndonesia.com melalui pesan
Terlepas dari harapan tentang jaminan kesejahteraan, pesilat dari perguruan Tapak Suci tersebut tetap fokus untuk menyabet gelar juara dunia tahun ini.
"Medali emas itu harga mati, itu target saya tahun ini," ucap Awaluddin.
Awaluddin sendiri menilai persaingan untuk merebut juara tahun ini lebih sulit dari sebelumnya.
"Banyak muncul wajah-wajah baru, jadi butuh waktu untuk melihat kelemahan lawan. Lawan terberat masih Malaysia, Vietnam, dan Laos."
"Intinya bila saya berada dalam kondisi siap tanding, tentu tak akan takut menghadapi siapapun," ucapnya melanjutkan. (ptr)