"Dari kecil saya latihan silat, lama-lama saya gabung timnas pada 2006 sampai sekarang. Bapak juga sering juara Pencak Silat, dia mau saya jadi seperti dia. Sehari-hari saya berlatih silat," kata Farhan kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerja keras Farhan sejak kecil akhirnya terbayar ketika ia sukses jadi pesilat terbaik di dunia pada 2015 lalu.
Farhan mengakui para pesilat Indonesia merupakan salah satu pesilat terbaik yang ada di dunia.
"Saya tidak banyak pengalaman lawan atlet Indonesia. Akan tetapi dari pesilat-pesilat yang pernah saya lawan, saya rasa Indonesia merupakan salah satu tim terbaik dalam dunia silat. Indonesia salah satu yang terbaik selain Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Thailand," kata atlet yang juga mahasiswa Politeknik dari Nanyang Technological University tersebut.
Delegasi Singapura mengirimkan 24 pesilat untuk tampil dalam kejuaraan dunia ke-17 tersebur dan Festival Pencak Silat yang akan dihelat pada 6-8 Desember nanti. Farhan bermain di Kelas Tanding J atau 90-95 kilogram. (ptr/jun)