Hal tersebut ternyata mengundang pertanyaan dari rival abadi Madrid di La Liga, Barcelona. Serupa Madrid, Barcelona pun mendapatkan sanksi larangan transfer dari FIFA. Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, melontarkan pernyataan menggelitik tentang diterimanya banding Madrid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, pernyataan Bartomeu itu terbantahkan sumber legal yang mengetahui perkembangan kasus di CAS. Dalam keterangannya, yang dikutip dari AS, sumber tersebut mengatakan pengadilan memutuskan memotong sanksi Madrid berdasarkan fakta klub dengan julukan Los Blancos itu memerhatikan peringatan dari FIFA.
Barcelona secara diam-diam diinvestigasi FIFA setelah ada laporan anonim yang dibuat tentang pemain Korea, Lee Seug woo. Remaja yang kini berusia 18 tahun itu dijuluki sebagai 'The Next Messi'. FIFA pun meminta penjelasan pada Barcelona tentang mendatangkan Lee yang ternyata dilakukan 2011 silam dari Incheon United.
Lee yang saat itu masih berusia 12 tahun dimasukkan Barca ke dalam akademi La Masia. Seiring waktu berjalan, FIFA menemukan sembilan pesepak bola muda lain yang direkrut Barca melanggar aturan FIFA.
Jika Barca mengabaikan FIFA, Madrid justru memperbaiki kesalahannya dalam tempo 90 hari yang diminta otoritas sepak bola dunia tersebut. Itulah yang kemudian menjadi salah satu pertimbangan CAS memotong sanksi terhadap Real Madrid. (kid)