Di antaranya adalah terkait perangkat pertandingan di ISC yang dinilainya masih banyak sekali kekurangan dalam rangkaian pertandingan.
"Seperti peremajaan wasit. Musim depan wasit harus dikasih training (pelatihan) lebih. Soalnya, sering ada peraturan yang lupa diterapkan di lapangan," ucap Yabes ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (23/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadwal juga dipadatkan di April. Kalau itu semua bisa diperbaiki, saya yakin bisa lebih baik ke depannya," harapnya.
"Bagus dong (soal pembagian hak siar tayangan pertandingan ISC 2016). Ini adalah hal baru. Dibandingkan musim lalu, ini sangat baik," kata Yabes Tanuri.
Sayang, Yabes tidak bisa menjelaskan secara detail berapa kali pertandingan Bali United ditayangkan langsung di televisi. Ia juga menyerahkan semua total pendapatan klub dari pembagian hak siar kepada operator yang akan dilaporkan secara rinci di RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) pertengahan Januari 2017.
Belum Rombak Tim
Sementara itu, Yabes menjelaskan hingga saat ini, Bali United belum melakukan perombakan tim seperti yang sudah dibuat beberapa tim lain jelang musim baru Liga Super Indonesia (ISL) 2017. Indra Sjafri pun dipastikan masih bakal menjadi juru taktik Bali United musim depan.
Bali United hanya mengambil satu tambahan asisten pelatih, yakni I Made Pasek Wijaya yang secara resmi keluar dari Arema FC.
"Pelatih belum ada perubahan. Perombakan pemain pasti ada. Kami juga sudah punya bidikan, tapi nanti dulu lah," simpulnya.
(bac)