Kehadiran Roberto Carlos di Real Madrid sendiri tak lepas dari peran Capello. Pelatih asal Italia itu bergerak cepat begitu tahu Roberto Carlos masuk dalam daftar jual Inter Milan di musim panas 1996.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah saya datang ke Real Madrid, seorang agen berkata bahwa Inter menjual Roberto Carlos. Saya kemudian mengirimkan faks, berbicara dengan Presiden, dan hari berikutnya kesepakatan sudah tercipta. Mungkin proses tersebut bisa jadi yang tercepat dalam sejarah," tutur Capello mengenang.
"Petualangan saya di Madrid berakhir ketika Silvio Berlusconi menelepon saya dan meminta saya kembali ke Milan. Saya berutang segalanya pada Berlusconi dan tak bisa mengatakan tidak padanya," tutur Capello.
Roberto Carlos sendiri terus bertahan di Madrid dan jadi bagian dari 'Los Galacticos'. Roberto Carlos menghabiskan 11 musim di Madrid dan meraih 13 trofi juara sebelum akhirnya hengkang ke Fenerbahce di tahun 2007. (ptr)