Bagi Mourinho, ide tersebut adalah ide yang layak didukung lantaran mengurangi jumlah pertandingan yang harus dimainkan meskipun jumlah peserta bertambah banyak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun pengembangan ini tak berarti jumlah pertandingan jadi lebih banyak. Pemain lebih terlindungi dan begitu pula klub," ujar Mourinho seperti dikutip dari situs resmi FIFA.
Selain itu laga di fase knock-out pun tak jadi bertambah banyak karena langsung masuk ke babak 16 besar.
Menurut Mourinho, pemangkasan laga di babak penyisihan itu berarti juga bakal meningkatkan tensi persaingan di Piala Dunia dan bakal membuat turnamen tersebut makin menarik.
"Saya setuju dengan format dua pertandingan di babak penyisihan kemudian masuk fase knock-out. Jadi tim yang kalah akan langsung pulang dan babak knock-out akan memunculkan tensi dan emosi yang lebih besar."
"Tim yang kurang kompetitif tetap akan mendapatkan pengalaman berharga meski hanya tampil di dua laga babak penyisihan. Mereka juga mendapatkan keuntungan ekonomi lantaran bisa tampil d i putaran final," kata Mourinho.
Mourinho juga meyakini putaran final dengan jumlah peserta lebih besar berarti Piala Dunia akan lebih global.
"Lebih banyak negara yang tampil itu berarti akan membuat turnamen ini lebih bergairah, lebih menggembirakan, dan lebih banyak antusiasme yang akan hadir."
"Lebih banyak negara itu berarti benua Afrika, Asia, dan Amerika akan lebih terlihat bersama," kata mantan manajer Chelsea ini. (ptr)