Jumlah itu sudah disahkan oleh Presiden Joko Widodo dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.
Erick mengatakan, upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 harus dibuat dengan cita rasa kelas dunia. Pasalnya, jumlah atlet yang datang sama dengan yang hadir di Olimpiade.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah diketuk (disahkan) oleh Bapak Presiden (Joko Widodo) langsung, Pak Triawan Munaf juga berkoordinasi dengan saya. Untuk upacara pembukaan dan penutupan sekitar US$ 50-60. Jadi jaulah jumlahnya dengan (Olimpiade musim dingin) Sochi, Rusia US$500 juta dan (Olimpiade) Brasil US$130," jelas Erick.
Bahkan, tegas Erick kalau ada sponsor nantinya jumlah biaya yang akan dikeluarkan bisa bertambah.
"Makanya 2017 dananya penting karena sudah ada pengeluaran untuk uang muka upacara pembukaan dan penutupan, uang muka untuk penyiaran, IT, sewa ruangan. Sekitar Rp2,3 triliun untuk tahun ini aja,"
"Yang Rp500 miliar itu harus keluar segera karena itu untuk test event. Kami harapkan juga karena ini anggaran pemerintah jadi harus rapi-rapilah," tukasnya.