Jika nantinya sudah resmi menjadi pelatih Timnas Garuda Jaya, Indra mengaku akan banyak berkomunikasi dengan Luis Milla yang dipercaya menangani Timnas senior dan U-22. Pengalaman Milla di Spanyol dan membela tim besar seperti Real Madrid menjadi bahan ilmu yang juga harus dipetik Indra.
Menurut Indra, sebenarnya Timnas yang benar-benar harus diprioritaskan adalah yang senior. Sedangkan untuk U-15, U-17 dan U-19 merupakan tim yang bakal mendukung pemain senior.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Metode Pencarian Bakat
Indra mengatakan dengan banyaknya turnamen yang diikuti tim saat ini serta adanya turnamen Piala Suratin dan antar-diklat, mempermudah tim teknis PSSI untuk mengumpulkan pemain. Kendati demikian, Indra juga akan tetap menghubungi orang-orang daerah yang dikenalnya untuk bisa memberikan rekomendasi nama pemain potensial.
"Alhamdulillah teman-teman dari tim teknis sudah mengumpulkan beberapa pemain, dan saya juga punya kontak orang di daerah sehingga tetap mengapresiasi kalau memang ada yang pantas. Kalau perlu diseleksi, akan kami seleksi."
"Metodenya nanti bagaimana? Yang jelas Timnas benar-benar bisa memperlihatkan keberagaman, dengan melakukan pencarian bakat kepada semua anak mulai dari Sabang sampai Merauke," jelasnya.
Siapkan Kriteria Individu
Terkait kriteria pemain, Indra mengatakan ada yang sesuai dengan filosofinya. Namun, untuk usia muda ia tidak semata akan menyiapkan tim, tapi juga individunya.
Sebab itu, dia akan membuat program prioritas teknis, unggulan dan pendukung seperti yang pernah diterapkannya di 2013. Menurut Indra, penting juga menyiapkan pemain-pemain yang paham dan bisa berkomunikasi dengan media.
Indra menyebut dalam waktu dekat dia akan mencari pemain-pemain yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkannya. Namun, Indra masih harus menunggu sampai dia menandatangani kontrak dengan PSSI.
"Jadi, mulai Februari saya akan mulai bekerja di Timnas Indonesia U-19. Nanti akan saya siapkan apa saja selama satu tahun ke depan," ucap Indra. (bac/har)