Setiap klub memang diwajibkan untuk mengontrak lima pemain di bawah usia 23 tahun serta wajib memainkan tiga di antaranya menjadi pemain inti.
Pelatih yang akrab dipanggil Djanur itu mengatakan, regulasi tersebut membuatnya harus memutar otak memikirkan skema permainan yang tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djanur juga dipusingkan dengan dua pemain mudanya yang terpanggil membela tim nasional yaitu Gian Zola dan Febri Hariyadi. Meski masih dalam skuat bayangan, bukan tidak mungkin keduanya masuk dalam tim inti.
Bila Zola dan Febri masuk ke dalam tim inti, Persib hanya memiliki Ahmad Subagja Basith (gelandang bertahan), Angga Febriyanto (striker), dan Henhen Herdiana (bek kiri). Timnas Indonesia U-22 sendiri memiliki jadwal yang padat. Pada pertengahan April mereka akan bertolak ke Spanyol selama satu bulan untuk pemusatan latihan, dan kemudian menjalani Islamic Solidarity Game pada pertengahan tahun.
Kondisi tersebut akan memaksa Persib mencari pemain muda tambahan.
"Kami akan segera mencari pemain muda tambahan. Karena tanpa dua pemain itu kami tinggal memiliki tiga pemain (muda). Saya prioritaskan pencarian di Diklat Persib. Saya akan segera berkomunikasi dengan Budiman Yunus sebegai pelatih Diklat," ungkapnya.
Febri Hariyadi adalah salah satu pemain yang dipanggil ke timnas Indonesia U-22. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Lihat juga:Stefano Lilipaly Bantah Rumor ke Persib |
Sebelumnya, Kongres tahunan PSSI di Bandung pada Januari lalu menetapkan kompetisi bergulir pada 26 Maret. Namun, karena berbagai alasan, jadwal kompetisi kemudian dimundurkan.
Kepastian tanggal kick-off Liga 1 Indonesia diputuskan dalam pertemuan PSSI dengan perwakilan 18 klub peserta Liga 1 Indonesia di Jakarta, kemarin.
"Alhamdulillah, jelas senang sekali. Awalnya, saya memang sudah tahu kalau kompetisi bergulir pertengahan April. Tapi, saya belum tahu tanggalnya. Tapi, sudah diputuskan tanggal 15, jadi saya merasa lega dengan kepastian tersebut."
Febri Hariyadi adalah salah satu pemain yang dipanggil ke timnas Indonesia U-22. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)