Teka-teki Arema Dalam Menentukan Marquee Player Pilihannya

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Sabtu, 25/03/2017 01:00 WIB
Teka-teki Arema Dalam Menentukan Marquee Player Pilihannya Arema FC belum menentukan pilihan terhadap marquee player yang bakal menambah amunisi tim jelang kompetisi Liga 1 2017. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arema FC belum menentukan pilihan terhadap marquee player yang bakal mengisi amunisi tim jelang kompetisi Liga 1 2017.

Menjawab pertanyaan pada Rabu (22/3) lalu, Pelatih Arema FC Aji Santoso menargetkan marquee player untuk tim juara Piala Presiden 2017 itu bisa dipastikan pada pekan ini.

Namun, kala dihubungi secara terpisah, General Manager Arema Ruddy Widodo mengatakan pihaknya tak mau terburu-buru menentukan marquee player. Hal itu, sambung Ruddy, setidaknya menunggu regulasi final Liga 1 yang bakal dipastikan 30 Maret mendatang.


"Kami tunggu regulasi. Kalau regulasinya berubah jadi tiga plus satu, kami tidak akan beli marquee player. Kalau regulasinya tidak berubah, kemungkinan kami akan gunakan marquee player," jelasnya.

Ruddy mengungkapkan sejauh ini ada sekitar 11 nama pemain yang ditawarkan baik dari agen asing maupun lokal kepada Arema. Dari semua pemain, ada satu-dua nama yang sudah menjadi bidikan Arema sejauh ini.

"Mereka masih main. Tapi, saya enggak mau keputusan ini adalah keputusan saya sendiri. Siapapun namanya saya akan kasih ke tim pelatih," kata Ruddy kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Ruddy sendiri berharap pihaknya lebih baik menerima pemain asing yang pernah merasakan atmosfer kompetisi di Indonesia--setidaknya satu musim. Selain itu, sambung Ruddy, ia menilai para marquee player sebaiknya sudah memiliki KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas/Tetap) sebagai syarat untuk bisa main di klub Indonesia.

Alasannya sederhana, Ruddy menginginkan pemain asing pun setidaknya sudah tahu tentang budaya sepak bola di Indonesia. Termasuk kondisi lapangan ketika tim harus bermain tandang ke klub-klub lain yang jaraknya terbilang jauh dari kandang tim.

"Kalau dari segi kualitas, kami melihat hanya ada satu-dua pemain yang bisa langsung tune in di tahun pertama. Kebanyakan, mereka masih harus adaptasi di satu-dua tahun pertama," sambung Ruddy tentang para marquee player yang ditawarkan kepada pihaknya.