Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, menjelaskan anggaran yang dialokasikan dari APBN dirasa tidak cukup untuk mendanai gelaran besar tersebut.
Puan mengatakan seluruh pemangku kebijakan terkait akan berusaha mendapatkan sponsor sebanyak-banyaknya untuk bisa menutupi kekurangan dana dari APBN. Sponsor-sponsor tersebut bisa terkumpul dari BUMN, swasta nasional, atau dari perusahaan luar yang mau berperan mensukseskan Asian Games 2018.
Ketika ditanya target dana yang ingin didapat dari sponsor untuk Asian Games 2018, Puan mengatakan, "Mungkin Rp1,5 sampai Rp2 triliun."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai catatan, Pemerintah menargetkan dana penyelenggaraan Asian Games 2018 dari APBN ditargetkan tak lebih dari Rp 4,5 triliun. Angka itu masih bisa ditekan mengingat keinginan Dewan Olimpiade Asia (OCA) menerapkan cost effective. Jika negosiasi bisa dilakukan, atau bahkan dana dari sponsor bisa melebihi target, bukan tidak mungkin pengeluaran dari APBN bisa ditekan.
Dia pun memastikan pengusaha yang tergabung dalam Kadin akan siap membantu pemerintah, apalagi Asian Games 2018 bertaraf internasional.
"(Arahan Wapres) adalah kami harus mengajak, mendukung, dan sosialisasikan karena ini kerjaan yang besar. Tidak harus produk, tapi bisa juga merek, karena ini bisa menjadi kesempatan untuk promosi," kata Shinta.