Hal tersebut disampaikan Djarot usai santap malam bersama dengan Sandiaga di Restoran Meradelima, Jakarta Selatan, Rabu (26/4). Mereka berdua turut mengajak serta istrinya.
Djarot mengungkapkan, dirinya meminta Sandiaga untuk mulai bersiap dari tahun ini mengawal pesta olahraga se-Asia tersebut. Mengingat, Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan menjadi tuan rumah untuk hajatan empat tahunan itu.
"Tadi saya sampaikan supaya siap-siap jadi tuan rumah Asean Games 2018. Asean Games itu harus dikawal betul, terutama MRT, LRT, sama beberapa venue," kata Djarot yang didampingi Sandiaga bersama kedua istrinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djarot mengatakan, masih akan menggelar pertemuan lanjutan dengan Sandiaga. Pertemuan lanjutan itu, kata Djarot, bakal membicarakan kebijakan-kebijakan yang sudah ia gagas bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama.
Menurut Djarot, dirinya bersama Ahok ingin berbagi pengalaman kepada Sandiaga dan pasangannya Anies Baswedan. "Nanti kami bertemu intensif lah untuk berdiskusi tentang kebijakan. Intinya berbagi apa yang terbaik di Jakarta," tutur kader PDIP itu.
Sementara itu, Sandiaga mengapresiasi tentang e-Budgeting yang digagas Ahok-Djarot dalam menjalankan pemerintahan di Ibu Kota. Sandiaga berjanji bakal meneruskan kebijakan tersebut dan berjanji akan lebih baik dari Ahok-Djarot.
Pertemuan Santai
Sandiaga mengaku tak banyak berbicara serius dengan Djarot. Ia menambahkan, pertemuan sembari santap malam itu berlangsung dengan sangat cair. DBahkan, lanjutnya, ia sempat bernyanyi bersama dengan Djarot.
Namun, Sandiaga mengaku melontarkan permintaan maaf kepada Djarot selama masa kampanye di Pilkada DKI 2017. Pengusaha muda itu mengatakan, Djarot juga sempat menyampaikan nasihat-nasihatnya.
"Kalau ada salah kata, salah perbuatan menyinggung, kita manusia biasa. Mohon maaf," tuturnya.