AS Monaco lolos ke semifinal kompetisi elite Eropa dengan prestasi mengesankan. Tak ada yang menyangka jika Monaco mampu menumbangkan Manchester City di babak 16 besar dan Borussia Dortmund di perempat final.
Duet Radamel Falcao dan Kylian Mbappe di lini depan Monaco menjadi perbincangan serius di Benua Biru. Keduanya menyumbang setengah gol dari total 21 gol yang dihasilkan Monaco mulai dari fase grup hingga babak gugur.
Akan tetapi, perjuangan Monaco kandas setelah bertemu dengan Juventus. Mbappe dan kawan-kawan harus menyerah dengan agregat 4-1 dari Si Nyonya Tua. Kekalahan telak dari klub yang sarat pengalaman di kompetisi Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jardim, duel antara Monaco dan Juve menjadi pertemuan tim muda melawan tim sarat pengalaman. Maka kekalahan dari Juve patut disambut dengan bahagia dan bangga.
"Kami tak bisa bermain untuk hasil imbang. Ini merupakan hasil yang membuat kami pergi dengan kepala tegak. Kami mewakili sepak bola Perancis dengan baik. Sekarang kami akan fokus ke Ligue 1. Para pemain telah bekerja keras di Turin," ujarnya.
Lihat juga:Jalan Juventus Mengulang Sejarah 1998 |
Setelah tersingkir di Liga Champions, Monaco bisa mengobati luka dengan meraih titel Ligue 1 Perancis musim ini.
Sejauh ini Monaco berada di puncak klasemen dengan raihan 86 poin atau unggul tiga angka dari Paris Saint-Germain. Tim asuhan Jardim juga memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak dari rival terdekatnya itu.