Dibyo didiagnosa mengalami kebocoran di bagian paru-parunya sampai akhirnya dipanggil Yang Maha Kuasa.
Sepanjang perjalanan kariernya, Dibyo juga pernah menjadi bagian dari penggawa Persita Tangerang pada 2013 lalu. Pesepakbola 24 tahun itu tampil di kompetisi sepak bola Indonesia bertajuk Indonesia Super Ligue (ISL).
Lihat juga:Persija Asah Taktik Jelang Lawan Arema |
Tampil 14 kali bersama Persita, Dibyo mencetak satu-satunya gol yang ke gawang Persib Bandung pada 31 Agustus 2014. Kala itu, Persita kalah 1-2. Dibyo juga pernah bermain dikompetisi sepak bola di Timor Leste.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Innalillahi wa Innailaihi rajiun. Turut berduka cita buat keluarga dari sahabat, adik, abang dan pemain bola kita @dibyocaesario yang telah meninggal dunia hari ini di Rumah Sakit Pondok Indah. Semoga Dibyo diterima di sisi-NYA,” tulis Mully di akun Instagramnya.
Sekitar dua bulan terakhir, ia juga sudah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bintaro dan sepekan terakhir dipindah ke Rumah Sakit Pondok Indah.
Ucapan turut berbela sungkawa langsung memenuhi kolom komentar akun media sosial Mully yang mengunggah foto Dibyo ketika berada di Kristo Rei- Dili, Timor Leste itu. Seperti ucapan duka yang datang dari mantan bek Timnas Indonesia Hamka Hamzah melalui akun @hamka23hamzah.
Sebelumnya, para teman dekat Dibyo juga sudah membuat kampanye di media sosial yang bertujuan untuk membantu biaya pengobatan dan memberikan semangat kepada Dibyo yang terbaring di atas kasur rumah sakit.
Selain di Mitra Kuka, dan Persita Tangerangm Dibyo juga pernah memperkuat Persepam Madura dan Pusamania Borneo FC.
Jenazah Dibyo rencananya akan dimakamkan di dekat kediaman orang tua mendiang, Enni Mugiati Pondok Sawah Indah, Tangerang Selatan.