Liverpool Batal Rekrut Van Dijk dan Minta Maaf ke Southampton

Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Kamis, 08/06/2017 08:25 WIB
Sebuah klub batal merekrut pemain incaran adalah hal biasa. Namun jarang melihat klub yang meminta maaf kepada klub empunya pemain. Semula Virgil van Dijk disebutkan bakal memecahkan rekor pembelian untuk pemain berposisi sebagai bek sentral.(Reuters / Eddie Keogh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Liverpool melakukan anomali dalam bursa transfer di akhir musim 2016/17. Klub dengan julukan The Reds itu lewat pernyataan resmi mengakhiri ketertarikannya bakal merekrut bek Belanda, Virgil van Dijk dari Southampton.

Sebelumnya dilaporkan Liverpool akan menciptakan rekor transfer dengan mendatangkan bek sentral berusia 25 tersebut. Dikutip dari AFP, dana yang siap digelontorkan Liverpool untuk Van Dijk mencapai £60 juta.

Itu akan menjadi harga bek termahal yang selama ini dipegang David Luiz kala direkrut Paris Saint-Germain dari Chelsea dengan mahar £50 juta pada 2014 silam.


Van Dijk pun disebutkan secara pribadi menerima tawaran tersebut dan berminat untuk bermain di Anfield seperti para penggawa Southampton sebelumnya: Dejan Lovren, Adam Lallana, Nathaniel Clyne, dan Sadio Mane.

Namun, Southampton melakukan protes terhadap Liverpool dan menuding klub asal kota pelabuhan di Inggris itu melakukan pendekatan ilegal terhadap Van Dijk.

Liverpool Batal Rekrut Van Dijk dan Minta Maaf ke SouthamptonSadio Mane (kiri) adalah salah satu penggawa utama Southampton yang berhasil direkrut Liverpool yang kini diarsiteki Juergen Klopp (kanan). (Reuters / Jason Cairnduff)
Sebelumnya, The Saints--julukan Southampton--memang berulang kali menegaskan tak akan menjual Van Dijk yang didatangkan dari klub Skotlandia pada 2015 silam. Tak hanya itu, Van Dijk yang dibeli dari Celtic dengan harga £13 juta itu telah memperpanjang kontrak hingga enam musim pada tahun lalu.

Selain itu memang berlaku aturan ketat di mana sebuah klub hanya boleh bernegosiasi dengan pemain saat klub empunya telah menyetujui harga transfer. 

Southampton pun melontarkan tekad membawa Liverpool ke jalur hukum atas penudingan pendekatan ilegal terhadap Van Dijk.

Namun, sebelum berlanjut ke meja hijau, Liverpool telah menyampaikan pernyataan resmi mengakhiri ketertarikannya terhadap Van Dijk sekaligus meminta maaf pada empunya pemain.

"Klub sepak bola Liverpool menyampaikan penyesalan kami atas spekulasi media dalam beberapa waktu terakhir terkait tim sepak bola Southampton dan transfer pemain antara kedua klub. Kami meminta maaf kepada pemilik, dewan direksi, dan suporter Southampton atas segala kesalahpahaman terkait Virgil van Dijk," demikian pernyataan Liverpool seperti dikutip dari Reuters.

"Kami menghormati posisi Southampton dan dapat mengonfirmasi bahwa kami mengakhiri ketertarikan pada pemain tersebut."

Kekisruhan transfer yang melibatkan Liverpool ini merupakan yang kedua pada tahun ini. Sebelumnya The Reds menerima skors dua tahun karena merekrut pemain 12 tahun dari akademi Stoke City lewat pendekatan ilegal.