Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin, menuturkan ada beberapa hal yang menjadi catatan PSSI terhadap Timnas U-22 asuhan Luis Milla tersebut.
Lihat juga:Sosok Egy Maulana Si Pencuri Hati Luis Milla |
"Pertama, penyelesaian akhir yang perlu diperbaiki. Kedua, ketenangan pemain depan, Milla akan fokus membenahi dua aspek ini," kata Hanif kepada CNNIndonesia.com, Selasa (20/6) siang.
"Ketiga, aspek kebugaran pemain. Itu sebabnya ada beberapa pemain yang dipilih Milla untuk menjalankan program pemulihan per tanggal 16-29 Juni ini," katanya menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luis Milla akan dihadapkan sejumlah pertandingan penting dalam dua bulan ke depan bersama Timnas U-22. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Hanif mengatakan persiapan untuk TC di Bali sejauh ini sudah rampung, termasuk akomodasi. Dia berharap agar para pemain dapat menjalani pemusatan latihan dengan baik dan meningkatkan mutu permainan.
Timnas Indonesia asuhan Luis Milla terakhir ditahan imbang Puerto Rico. (Dok. PSSI) |
Sebelumnya, Timnas Indonesia U-22 menjalani pertandingan persahabatan dengan hasil yang cukup memuaskan.
Febri Hariyadi dan kawan-kawan menang 2-0 atas Kamboja di hadapan kurang lebih 50 ribu penonton Phnom Penh National Olympic Stadium (8/6). Sedangkan ketika berhadapan dengan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo (13/6), Indonesia bermain imbang 0-0.
Timnas U-22 akan menjalani tiga pertandingan kualifikasi Piala Asia U-23 2018 di Bangkok, Thailand, 19-23 Juli 2017.
Luis Milla akan dihadapkan sejumlah pertandingan penting dalam dua bulan ke depan bersama Timnas U-22. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Timnas Indonesia asuhan Luis Milla terakhir ditahan imbang Puerto Rico. (Dok. PSSI)