Hal itu ditegaskan Raikkonen jelang gelaran seri grand prix Formula One (F1) ke delapan di Baku, Azerbaijan akhir pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira kami memiliki aturan yang jelas dalam tim ini, apa yang kami diizinkan dan yang tak diizinkan untuk dilakukan, apa yang tim ingin kami lakukan. Tak ada yang berubah dan kami tahu persis kepan hal itu akan berlangsung," ujar Raikkonen di Baku seperti dikutip dari Crash.
Sebastian Vettel (tengah) saat ini berada di puncak klasemen pebalap F1 2017. (REUTERS/Brandon Malone) |
Sementara itu Vettel, hanya sekali tak naik podium. Pebalap asal Jerman itu berhasil keluar sebagai juara balap sebanyak tiga kali dan tiga kali sebagai runner-up.
"Hal yang paling utama adalah kami mencoba untuk memastikan bisa berada terdepan bersama Ferrari, itu lah yang paling penting dan kemudian jika Seb bisa menang dan saya tidak," kata Raikkonen.
Pebalap yang memiliki julukan Ice Man itu mengaku dia mengawali musim dengna buruk walaupun mampu finis di urutan lima besar.
"Saya tidak memulai balap dengan begitu baikk, terutama pada beberapa balap pertama. Itu bukanlah hasil balap yang buruk, namun juga tidak terlalu bagus atau yang saya inginkan," kata Raikkonen.
"Di sini dan di sana saya mendapatkan beberapa masalah kecil, saya kini sudah sekali DNF [did not finish], dan balap terakhir itu tidak ideal memang," pungkasnya.
Sebastian Vettel (tengah) saat ini berada di puncak klasemen pebalap F1 2017. (REUTERS/Brandon Malone)