Real Madrid benar-benar membuat Barcelona tak berdaya di dua tahun terakhir, terutama di musim lalu. Los Blancos sukses jadi juara Liga Champions dan La Liga, sedangkan Barcelona hanya memenangi Copa del Rey.
Keterpurukan Barcelona berlanjut dengan hengkangnya Luis Enrique. Itu berarti Blaugrana harus menjalani masa adaptasi di awal musim. Setelah kisruh perpanjangan kontrak Lionel Messi selesai, kini giliran Neymar yang menjadi ujian berikutnya Barcelona.
Neymar adalah sosok yang sejak muda sudah diprediksi jadi bintang besar. Aksinya menggiring dan memainkan bola membuatnya sudah jadi magnet perhatian sejak belia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neymar sedang diincar PSG untuk menjadi ikon baru klub. (Reuters / Borja Suarez) |
Dari performa Neymar musim ke musim, penampilan terbaik Neymar adalah saat ia mencetak 39 gol dari 51 penampilan di musim 2014/2015. Ketika itu, Neymar mampu mengantarkan Barcelona meraih treble.
Untuk kategori performa yang mengecewakan, jumlah gol Neymar pun tak terlalu buruk. Musim lalu, Neymar masih sanggup mengoleksi 20 gol dari 45 laga yang ia jalani meski mendapat banyak kritikan.
![]() Neymar memiliki produksi gol yang bagus namun masih kalah dari Lionel Messi. (REUTERS/Albert Gea) |
Sinar Neymar selalu tertutup oleh bayang-bayang Messi. Neymar tak akan pernah jadi besar di Barcelona dengan gambaran yang melebihi Messi.
Neymar harus melakukan hal yang jauh lebih spektakuler dari Messi jika ia ingin namanya lebih besar dari bintang Argentina tersebut.
Namun bagaimana mungkin hal itu dilakukan bila Messi masih dengan mudah mencetak 40 gol atau lebih setiap musimnya? Belum lagi berbicara soal rentang karier Messi dan prestasi yang telah ia torehkan bersama Barcelona selama ini?
Ada perbedaan lima tahun antara Messi dengan Neymar. Bila Neymar menunggu Messi pensiun dari Barcelona, mungkin di usia 35-36 tahun, maka Neymar sendiri saat itu sudah berusia 30 tahun atau lebih.
Publik Brasil tidak ingin Neymar berada di bawah bayang-bayang Lionel Messi. (REUTERS/Paulo Whitaker) |
Karena itu, saat ini bisa jadi momen yang tepat bagi Neymar untuk memulai lembaran baru dalam kariernya. Terlebih, Paris Saint-Germain dikabarkan telah bersedia melunasi klausul pelepasan Neymar.
Status Tulang Punggung Timnas Brasil
Keberadaan Neymar akan disambut hangat oleh PSG. Neymar bisa jadi sosok yang pas untuk menggantikan ikon PSG, Zlatan Ibrahimovic, yang pergi satu tahun lalu.
Memang ada sejumlah nama tenar di PSG seperti Edinson Cavani dan Angel Di Maria, namun kemungkinan Neymar bersinar lebih terang lebih besar dibandingkan ia berada di Barcelona.
Dengan berada di PSG, Neymar juga bisa menarik keluar seluruh potensi yang ia miliki dalam dirinya.
Di Barcelona, segala kesulitan yang dialami tim bakal ditumpukkan secara rata pada trio MSN, atau bahkan lebih berat ke pundak Messi.
Untuk bisa jadi andalan Timnas Brasil, Neymar harus terbiasa jadi tulang punggung di level klub. (REUTERS/Ricardo Moraes) |
Bila Neymar akhirnya tak tergoda PSG dan memutuskan bertahan di Barcelona, maka ia harus siap dengan konsekuensi sinarnya tak akan segemerlap yang diprediksikan banyak orang pada awal kariernya.
Neymar sedang diincar PSG untuk menjadi ikon baru klub. (Reuters / Borja Suarez)
Publik Brasil tidak ingin Neymar berada di bawah bayang-bayang Lionel Messi. (REUTERS/Paulo Whitaker)
Untuk bisa jadi andalan Timnas Brasil, Neymar harus terbiasa jadi tulang punggung di level klub. (REUTERS/Ricardo Moraes)