Pada musim lalu, Ducati merajai GP Austria dengan Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso berhasil finis 1-2 di akhir balapan.
Sebelum GP Austria digelar, Rossi terus terang mengakui bahwa Ducati adalah pabrikan teratas yang wajib dikalahkan di seri kali ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Start di Posisi Ke-tujuh, Rossi Salahkan Ban |
"Bagi saya, situasi yang ada di sini tahun ini sama dengan yang terjadi pada tahun lalu. Namun setidaknya Yamaha kini memiliki selisih waktu yang lebih dekat dengan Ducati."
Rossi pun tanpa sungkan memberikan pujian pada Honda dan Marquez yang mampu tampil apik di kualifikasi tahun ini.
"Langkah terbesar tahun ini di Austria dicatat oleh Honda. Honda bermasalah tahun lalu namun kali ini mereka tampil sangat kuat," kata The Doctor memberikan pujian.
Valentino Rossi berharap meraih hasil bagus meski start di posisi ketujuh. (Foto: AFP PHOTO / JOE KLAMAR) |
Menurut Rossi, ada perbedaan besar dalam Honda saat menghadapi GP Austria pada tahun ini.
"Tahun lalu mereka tidak melakukan tes sebelum lomba dan Marquez juga mengalami cedera dalam sesi latihan," kata Rossi.
Rossi sendiri hanya mampu memulai start dari posisi ketujuh. Bagi Rossi, posisi start itu memang kurang ideal untuknya namun ia tak mau menyerah.
"Kami juga bekerja keras sepanjang minggu ini. Kami tahu bahwa sirkuit ini bukan sirkuti terbaik untuk Yamaha M1, namun saya rasa 7-8 pebalap terdepan bakal tampil sangat baik di lomba nanti," kata Rossi.
Lihat juga:Marquez Waspadai Dovizioso daripada Rossi |
Valentino Rossi berharap meraih hasil bagus meski start di posisi ketujuh. (Foto: AFP PHOTO / JOE KLAMAR)