Persoalan ITC pemain asing mencuat setelah Arema FC melayangkan surat protes kepada PSSI soal keabsahan striker Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel. Mereka mengklaim pemain yang baru didatangkan Persib itu tak resmi.
N'Douassel dianggap belum mengantongi ITC yang merupakan salah satu syarat bermain di Liga 1. Namun, penyerang berusia 29 tahun asal Chad tersebut sudah dimainkan Persib saat menahan imbang Arema 0-0 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (12/8).
Kendati demikian, Risha menerangkan M’Douassel sudah terdaftar meski ITC belum keluar. Artinya, mantan pemain Hapoel Tel Aviv boleh dimainkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ezechiel N'Douassel direkrut Persib Bandung di tengah kompetisi dan belum mengantongi ITC. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng) |
"Jika lewat sebulan ITC tidak keluar, maka pemain tersebut akan ditangguhkan sampai akhir musim," ujarnya..
Sanksi Menanti
Sementara Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dalam keterangan persnya juga menyebut pihaknya memberikan tenggat waktu bagi klub-klub Liga 1 untuk menyelesaikan ITC pemain asing.
“Diberikan tenggang waktu sampai dengan tanggal 13 Agustus 2017 untuk penerbitan ITC. Apabila dalam tenggat waktu tersebut ITC tidak terbit maka, akan ada sanksi sementara terhadap pemain asing tersebut,” ujar Tisha.
Namun, PSSI akan memberikan sanksi tegas jika klub tidak merampungkan ITC hingga sebulan ke depan.
“Apabila sampai dengan 1 (satu) bulan ITC tersebut belum terbit juga maka, akan diberlakukan sanksi permanen,” ujar Tisha.
Ezechiel N'Douassel direkrut Persib Bandung di tengah kompetisi dan belum mengantongi ITC. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)