Salah satunya adalah larangan bagi Evan Dimas dan kawan-kawan bermain-main di media sosial sampai larut malam. Para pemain dibatasi berselancar di dunia maya tersebut hingga pukul 22.00.
Demikian keterangan yang disampaikan asisten manajer Timnas U-22, Ferry Kono. Ia pun senang karena para pemain sangat disiplin dalam menjalankan tugas dan arahan yang diberikan pelatih Luis Milla.
Menurut Ferry, menjaga kedisiplinan dan kebersamaan itu sangat penting dalam meningkatkan prestasi Timnas U 22.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buat Ferry disiplin yang diterapkan Milla sejauh ini memberikan efek yang positif bagi para pemain.
Terutama untuk menjaga fokus pemain jelang pertandingan agar konsentrasi mereka tidak terpecah.
Fery juga meminta maaf dan pengertian wartawan Indonesia karena terbatasnya informasi yang diberikan offisial timnas U-22 selama berada di Malaysia.
"Bukan kami menghalangi wartawan menggali informasi, tapi kami membatasinya agar pelatih dan seluruh pemain tetap konsentrasi dalam menjalani latihan dan pertandingan."
"Mohon pengertiannya karena semua ini kan demi kebaikan Timnas U-22," pungkasnya.