Timnas U-19 menang 2-1 atas Myanmar meski sempat tertinggal satu gol di babak pertama. Sugiantoro pun menganggap permainan Irianto masih memiliki sejumlah kekurangan.
Sugiantoro mengakui penampilan Irianto semakin berkembang sejak memperkuat Timnas U-19. Namun, legenda Persebaya itu tak mau sekadar memberikan pujian untuk anaknya. Sugiantoro punya sejumlah evaluasi terhadap penampilan Irianto.
“Ada tiga kesalahan yang saya lihat dari layar kaca semalam. Pertama, disiplinnya masih kurang, selain itu antisipasi serangan balik dari lawan masih kurang. Itu terlihat di babak pertama,” ujar Sugiantoro kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-19 menang 2-1 atas Myanmar di laga pertama Grup B. (Dok. PSSI) |
Lebih lanjut mantan bek yang mengoleksi 45 caps bersama Timnas Indonesia itu mengatakan Irianto harus lebih meningkatkan komunikasi di lini belakang. Terlebih gaya permainan yang diinginkan Indra Sjafri adalah Timnas U-19 membangun serangan dari bawah.
Lihat juga:Valentino Rossi: Saya Tidak Tua |
“Mungkin coach Indra Sjafri mau mainnya seperti itu. Kalau begitu, pemain harus bisa cari jalan keluar sendiri. Karena sebaik-baiknya pemain belakang, satu menit buat kesalahan bisa berakibat fatal,” ucap Sugiantoro.
Indonesia sukses mengalahkan Myanmar 2-1 lewat dua gol Egy Maulana Vikri. Selanjutnya tim Garuda Nusantara akan menghadapi Filipina pada laga kedua Grup B di Stadion Thuwunna, Yangon, Kamis (7/9).
Timnas Indonesia U-19 menang 2-1 atas Myanmar di laga pertama Grup B. (Dok. PSSI)