Indonesia kini harus berebut jatah tiket semifinal dengan Myanmar, bahkan Vietnam yang hampir pasti lolos.
Indonesia sendiri masih tetap memiliki kans ke semifinal, meski terbilang tidak mudah.
Kuncinya ada pada laga terakhir lawan Brunei Darussalam, plus tergantung pula dengan hasil akhir antara Myanmar menghadapi Vietnam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Myanmar dengan menorehkan surplus 13 gol masih unggul selisih gol dari Indonesia yang hanya surplus tujuh gol.
Indonesia Minimal Imbang, jika Myanmar Kalah
Timnas Indonesia lolos ke final jika meraih minimal hasil imbang lawan Brunei Darussalam dan Myanmar kalah dari Vietnam. (Dok. PSSI) |
Dengan hanya satu tambahan satu poioin menjadi 7 poin, sudah bisa mengalahkan raihan poin dari Myanmar jika tim tuan rumah kalah dari Vietnam
Indonesia Harus Menang, jika Myanmar Imbang
Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan berapa pun selisih golnya atas Brunei Darussalam, jika Myanmar imbang. (Dok. PSSI) |
Berapa pun skor kemenangannya lawan Brunei, Indonesia bisa melenggang ke semifinal jika Myanmar kalah.
Myanmar Menang, Indonesia Harus Menang Besar
Timnas Indonesia U-19 minimal menang dengan selisih tujuh gol atau lebih dari Brunei jika Myanmar juga menang lawan Vietnam dengan selisih satu gol. (Dok. PSSI) |
Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan minimal harus menang dengan selisih minimal tujuh gol atas Brunei Darussalam jika Myanmar menang minimal selisih satu gol dari Vietnam. Dengan demikian, Indonesia baru bisa mengalahkan selisih gol Myanmar dengan poin yang sama kuat yakni sembilan poin.
Timnas Indonesia lolos ke final jika meraih minimal hasil imbang lawan Brunei Darussalam dan Myanmar kalah dari Vietnam. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan berapa pun selisih golnya atas Brunei Darussalam, jika Myanmar imbang. (Dok. PSSI)
Timnas Indonesia U-19 minimal menang dengan selisih tujuh gol atau lebih dari Brunei jika Myanmar juga menang lawan Vietnam dengan selisih satu gol. (Dok. PSSI)